Memahami Strategi Pengembangan Produk Pada Brand Cimory: Pengertian, Tujuan, Strategi, Jenis serta Tahapannya yuk simak lebih lanjut!!!
Manajemen Pemasaran
Memahami Strategi Pengembangan Produk beserta Contohnya
Dalam dunia bisnis yang terus berubah, manajemen
pemasaran memegang peran sentral dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis. Manajemen
pemasaran merupakan proses perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol dari segala
kegiatan yang terkait dengan pengenalan, penetapan harga, promosi, dan
distribusi produk atau jasa agar memenuhi kebutuhan konsumen, mencapai tujuan
perusahaan, dan menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan. Ini melibatkan
analisis pasar, penetapan strategi pemasaran, serta implementasi dan evaluasi
berbagai program pemasaran untuk mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan
bisnis yang berkelanjutan. Salah satu aspek kunci dalam manajemen pemasaran
adalah pengembangan produk melalui inovasi, yang menjadi landasan bagi
kesuksesan dan pertumbuhan bisnis.
Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana
manajemen pemasaran terkait dengan pengembangan produk melalui inovasi,
mengungkap strategi-strategi penting dan tren terkini dalam menghadapi pasar
yang berubah dengan cepat. Sebelum mempelajari materi lebih lanjut, akan lebih baik
untuk memahami terlebih dahulu konsep apa yang dimaksud dengan pengembangan
produk.
Pengertian Pengembangan Produk
Pengembangan produk merupakan langkah penting bagi suatu perusahaan
dalam meningkatkan kualitas dan nilai produknya. Proses ini melibatkan upaya
untuk memperbaiki produk yang sudah ada atau menambah fitur yang diinginkan
oleh target pasar. Dengan kata lain, perusahaan perlu menghadirkan
elemen-elemen baru yang menarik bagi pelanggan.
Tidak hanya itu, pengembangan produk juga mencakup
perubahan pada produk yang telah ada sebelumnya serta menjadi proses untuk
menemukan inovasi yang dapat meningkatkan nilai produk yang ada, kemudian mengimplementasikan
ke dalam produk yang dihasilkan. Dengan melakukan pengembangan produk,
perusahaan menunjukkan pemahaman yang baik terhadap kebutuhan dan preferensi
pasar.
Berikut merupakan pengertian pengembangan produk
menurut beberapa ahli, yaitu:
Amstrong
dan Kotler (2008)
Pengembangan
produk adalah strategi yang dilakukan oleh perusahaan untuk pertumbuhan dan
kemajuan, dengan fokus pada perbaikan atau penciptaan produk baru yang
ditujukan kepada pasar yang dituju. Pengembangan produk bukan hanya tentang
menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang memastikan bahwa produk
tersebut memenuhi atau melampaui harapan pelanggan, serta dapat menghasilkan
nilai tambah bagi perusahaan.
Tjiptono (2008)
Pengembangan
produk mencakup upaya untuk meningkatkan atau menciptakan produk baru yang
memenuhi kebutuhan pasar dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Alma (2002)
Menurut
Alma, pengembangan produk adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh
produsen untuk beberapa tujuan. Pertama, untuk mengembangkan produk baru yang
bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Kedua, untuk memperbaiki produk
yang sudah ada agar lebih baik dalam kualitas, fitur, atau performa. Ketiga,
untuk meningkatkan nilai produk lama dengan menambah fitur atau manfaat yang
lebih baik. Dan terakhir, untuk mengurangi biaya produksi dan pengemasan agar
lebih efisien dan kompetitif di pasar.
Simamora (2000)
Pengembangan produk adalah proses yang melibatkan penemuan ide atau gagasan produk baru yang kemudian diubah menjadi lini produk yang berhasil di pasar. Dengan menghadirkan produk baru, perusahaan dapat memperluas pangsa pasar, memenuhi kebutuhan konsumen, dan mencapai tujuan bisnisnya.
Tujuan Pengembangan Produk
- Untuk memenuhi kebutuhan yang baru dan
memperkuat citra perusahaan sebagai investor. Tujuan tersebut dicapai dengan
cara menawarkan produk yang baru dibandingkan dengan produk sebelumnya.
- Tujuan kedua yaitu untuk mempertahankan daya saing dengan produk yang sudah ada. Hal ini dilakukan dengan cara menawarkan produk yang bisa memberikan berbagai jenis kepuasan atau kegunaan baru.
Strategi Pengembangan Produk
Bagaimanapun juga, strategi yang diambil haruslah terdefinisi dengan jelas. Saat memperkenalkan produk baru ke pasar, terdapat beberapa strategi pengembangan produk yang harus diterapkan, di antaranya:
1. Meningkatkan Produk yang Sudah Ada
2. Meningkatkan Nilai Produk
3. Percobaan
4. Spesialisasi dan Sesuaikan
5. Penawaran Paket
6. Lini Produk Baru
7. Mengubah Gagasan atau Ide
8. Target Pasar Baru
Jenis-Jenis Pengembangan Produk
Berbagai
jenis strategi pengembangan produk harus dipertimbangkan oleh setiap
perusahaan, dengan tujuan agar produk yang dikembangkan dapat memenuhi harapan
dan kebutuhan pelanggan serta mencerminkan identitas perusahaan. Namun, produk
yang ditawarkan juga harus tetap menarik bagi konsumen yang sudah ada.
Menurut
Keller dan Kotler (2008), terdapat beberapa jenis strategi pengembangan produk,
antara lain:
- Pengembangan produk yang memperbaiki produk yang sudah ada sebelumnya,
menggunakan fasilitas dan teknologi yang telah tersedia untuk menciptakan
inovasi baru dan meningkatkan produk yang telah ada. Dengan cara ini, risiko
bagi perusahaan dapat diminimalkan karena perubahan yang diperlukan hanya
bersifat menyeluruh.
- Memperluas lini produk dengan menambahkan item pada lini produk yang sudah ada,
atau bahkan dengan memperkenalkan produk baru.
- Pengembangan produk dengan menambah variasi pada produk yang telah ada
sebelumnya, dengan tujuan memperluas segmen pasar dan memenuhi kebutuhan
konsumen yang beragam.
- Strategi pengembangan produk yang melibatkan peniruan atau modifikasi strategi
dari pesaing, misalnya dalam hal penetapan harga.
- Pengembangan produk dengan menambah lini produk baru yang memerlukan investasi
besar, karena produk tersebut tidak terkait dengan produk yang sudah ada dan
membutuhkan fasilitas produksi yang baru.
Tahapan atau Proses Pengembangan Produk
1. Generasi Ide atau Konseptualisasi
2. Seleksi Ide atau Konsep
3. Pengembangan dan Pengujian Konsep
a. Pengembangan Konsep
Dalam tahap ini, ide yang telah dipilih dikembangkan menjadi konsep produk yang lebih terinci. Perusahaan menciptakan alternatif yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan menarik bagi konsumen.b. Pengujian Konsep
Konsep yang telah dikembangkan kemudian diuji pada target pasar potensial, baik dalam skala kecil maupun besar. Konsep produk dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti gambar atau deskripsi. Tujuannya adalah memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan mudah oleh target pasar.4. Perencanaan Strategi Pemasaran
5. Analisis Bisnis
6. Pengembangan Produk
7. Uji Pasar
8. Komersialisasi
Contoh Penerapan Strategi Pengembangan Produk
Pada Brand Cimory
Cimory Group adalah produsen produk makanan dan minuman kemasan berbasis protein di Indonesia, dengan pangsa pasar terkemuka di yogurt dan sosis premium. Didirikan pada tahun 1993, Grup saat ini memproduksi daging olahan, produk susu dan telur dengan berbagai merek, termasuk Cimory, Kanzler dan Besto, yang dijual melalui berbagai channel termasuk modern and traditional retailers, Food Service dan tim direct selling.
Grup berbasis di Jakarta dengan fasilitas manufaktur di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan visi untuk meningkatkan asupan protein orang Indonesia dari susu dan daging, Cimory berfokus pada produk-produk berkualitas tinggi, bergizi dan bernilai tambah.
Setelah menyimpulkan sejarah singkat pendirian Cimory, berikut adalah beberapa strategi yang digunakan Cimory dalam mengembangkan produknya:
1. Diversifikasi Produk
PT. Macroprima
Panganutama, sebagai bagian dari grup Cimory, didirikan pada tahun 1993 dengan
fokus awal pada pengolahan daging. Pada tahun 1999, Cimory memperkenalkan merek
daging olahan pertamanya, Kanzler, sebagai langkah pertama dalam diversifikasi
produk.
2. Ekspansi ke Segmen Susu dan Telur
Pada tahun 2006,
Cimory memperluas portofolio produknya dengan memproduksi susu pasteurisasi dan
mengembangkan produk susu lainnya, termasuk Java Egg Specialties (JESS), yang
merupakan pabrik telur cair pertama di Indonesia di bawah Cimory Group.
3. Inovasi dan Penetrasi Pasar
Pada tahun 2007,
Cimory meluncurkan produk minuman Cimory Yogurt dan memasarkannya melalui ritel
modern, menunjukkan komitmen mereka terhadap inovasi produk dan penetrasi pasar
yang lebih luas.
4. Brand Extension
Selanjutnya, Cimory
memperluas jalur distribusinya melalui General Trade dan memperkenalkan Brand
Extension dengan merek Besto untuk perdagangan sosis bakar, serta
memperkenalkan mamayo mayonaise dalam kategori condiment pada tahun 2014.
5. Terus Berinovasi
Dalam beberapa tahun
terakhir, Cimory terus berinovasi dengan meluncurkan produk baru seperti Mini
Yogurt Drink 70ml pada tahun 2016 dan menambah kategori Nugget di bawah merek
Kanzler pada tahun 2018.
6. Pembaruan Desain dan Diversifikasi Kemasan
Pada tahun 2019,
Cimory melakukan pembaruan desain kemasan untuk minuman Cimory Yogurt dan
memperkenalkan susu UHT Cimory 250ml. Mereka juga meluncurkan sub-merek baru,
Kanzler Singles, untuk menjangkau pasar snacking protein siap saji yang lebih
besar.
.png)
.png)

Komentar
Posting Komentar